Michael Laverty Tidak Menyangka Mendapat Kesempatan Turun Di Balapan MotoGP

Pembalap MotoGP rookie Michael Laverty mengakui bahwa dirinya tidak pernah berharap mendapatkan kesempatan untuk berada di arena balapan motor tertinggi pada tahun ini.

Pembalap Inggris berusia 31-tahun tersebut adalah pembalap Superbike yang datang ke balapan MotoGP dengan sasis baru tim Paul Bird Motorsport untuk CRT pada musim 2013.

Laverty mengatakan bahwa setelah juara BSB Shane ‘Shakey’ Byrne menolak kursi tim tersebut dirinya tidak membayangkan akan berada di dalam daftar pembalap tim tersebut.

“Aku tahu bukan menjadi pilihan pertama untuk tim, adalah Shakey,” Laverty mengatakan dalam situs resmi MotoGP.

“Dan ketika dia menolaknya aku benar-benar terkejut mendapatkan penawaran itu, tetapi itu adalah kejutan yang menyenangkan.”

Dia menambahkan, “Jujur itu adalah sesuatu yang tidak pernah saya berharap untuk mendapatkan kesempatan ini.

“Saya seorang yang realistis dan sekali Anda melewati usia pertengahan 20-an Anda berpikir bahwa jika Anda tidak mampu untuk masuk dalam balapan MotoGP saat itu, maka hal itu tidak akan terjadi, jadi aku berpikir bahwa saya pernah mendapatkan kesempatan pada kejuaraan dunia maka itu akan di World Superbike, jadi terasa bagus bahwa hal ini telah berubah. ”

PBM menjalani musim balapan MotoGP 2012 dengan sulit James Ellison akan motor Aprilia. Yonny Hernandez akan terus menaiki motor itu pada tahun 2013, sementara Laverty menggunakan desain motor PBM baru.

Motor Laverty akan menggunakan spec ECU yang diwajibkan pada musim 2014. Ia berharap ini akan memastikan dukungan dari prinsipal Aprilia, yang mendominasi balapan MotoGP CRT melalui tim Aspar tahun lalu.

“Mereka tampak bahagia bekerja pada proyek dan penerapan elektronik baru,” kata Laverty.

“Aprilia dalam pikiran bahwa pada musim 2014 mereka harus menerapkan sistem Magneti Marelli, sehingga akan berguna bagi mereka untuk mempunyai tim lain yang menggunakannya karena akan menyuplai mereka dengan data yang dibutuhkan nantinya.

“Mereka tampak bahagia membantu tim mencari solusi pada manajemen mesin dengan sistem Marelli Magneti sehingga secara keseluruhan saya pikir hubungan dengan pihak Aprilia berlangsung baik, sehingga mudah-mudahan kami akan setara atau setidaknya dekat dengan motor mereka.”

sumber: autosport

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *